Harga lada putih di tingkat petani di Pulau Bangka menguat dalam sebulan terakhir. Kenaikan ini disambut gembira petani yang tengah bersiap menghadapi panen raya.
Menurut sejumlah pengepul, permintaan dari pedagang besar meningkat sehingga harga beli di tingkat petani ikut terdorong naik. Lada dengan kadar air rendah dan butiran bersih dihargai lebih tinggi.
Kualitas jadi kunci
Petani di Kabupaten Bangka Barat mengaku mulai lebih memperhatikan proses pascapanen, mulai dari perendaman, pengupasan, hingga penjemuran, agar mutu lada tetap terjaga.
"Dulu asal jemur saja. Sekarang kami lebih teliti karena selisih harganya terasa," kata Darmawan, petani lada di Kecamatan Jebus.
Meski demikian, petani berharap harga tetap stabil hingga panen raya selesai. Mereka juga berharap ada pendampingan untuk mengatasi penyakit busuk pangkal batang yang kerap menyerang kebun.
